Kamis, 07 Maret 2013

Mari Balas Air Tuba dengan Air Susu


Bismillaahirrahmaanirrahiim....



Sepertinya bahagia dan beruntung sekali jika kita jadi orang baik, 
yang benar benar baik sampai ke pori-pori hati


Berpikir selalu baik..
Berkata juga selalu yang baik, benar dan manfaat
Berperilaku hanya yang terbaik
Termasuk membalas sikap buruk dengan sikap terbaik yang disukai-Nya

Semua ini buah dari hati yang baiik
Yang bersih dari pamrih dalam bentuk apapun jua dari makhluk,
Dan hati penuh kasih sayang yang amat berharap sebanyak-banyaknya hamba Allah bisa selamat dunia akherat

Semua ini dilakukan bukan agar dianggap sebagai orang baik, tapi dilakukan karena yakin Allah sangat mencintai orang yang baik
"Innallooha Yuhibbul muhsiniin."

         *syukran, Aa...!

          Status fesbuk Aa Gym di atas memberi kesejukkan yang terasa sampai ke pori-pori hati. Memangnya hati memiliki pori-pori? he....

          Saya sangat setuju dengan Aa, karena saya pernah mengalamai semua itu baik dalam bentuk positif maupun negatifnya. Sehingga saya tahu betul bagaimana efek dari keduanya.

       Yang Aa katakan benar, semua kebaikan di atas tentunya akan mendatangkan kebahagiaan, dan kebalikannya hanya akan mendatangkan hal yang sebaliknya.

            Tak ada jalan kebaikan yang mudah dilalui, karena rintangan yang menyertainya selalu membuatnya tampak sulit dan tidak penting. Percayalah, semudah dan sesederhana apapun kebaikan yang Allah tawarkan, pasti akan terasa berat dan sulit untuk kita tunaikan, jika kita menyerah pada musuh-musuh yang selama hidupnya berjihad untuk menghalangi dan mencegah kita untuk berbuat baik. 

         Dan dari semua poin itu, poin ke empatlah yang menurut saya paling sulit dilakukan. Membalas sikap buruk dengan sikap terbaik yang disukai-Nya. Ya! Membalas air tuba dengan air susu.











Selasa, 05 Maret 2013

Denganmu - kata hatiku untukmu -

rasaku adalah
sebuah kesyukuran
untuk setiap ukiran bianglala
yang kau gariskan di cakrawala hatiku

rasaku adalah
sebuah kesyukuran
untuk bunga yang kau tanam
diindahnya taman qalbu

rasaku adalah
sebuah kesyukuran
untuk setiap keindahan yang kau sisipkan
di setiap -jejak- langkah waktu

syukurku adalah
bertemu, berbagi, bersama
memaknai hidup
denganmu

Maret 2013


Dirimu yang abu-abu (puisi)

sekilas aku melihatmu
sebagai hitam yang memudar
tapi bukan, ternyata...
tidak seperti itu dirimu

lagi, aku mencari artimu
putih yang tercemar kah kau?
lagi! aku keliru
itu juga bukan dirimu

mengerut dan mengernyit dahiku
selalu lah kau buatku begitu
kian lunglai langkahku
lelah aku mencari sejatimu

biar! biar kusibak tabir hitam
yang mengabukanmu
biar! biar hanya putihmu
yang kubaca sebagai dirimu

biar! biarkan! biarlah...
hingga
tak ada lagi
dirimu yang abu-abu


Bandung, 5 Maret 2013