Bismillaahirrahmaanirrahiim....
Sepertinya bahagia dan beruntung sekali jika kita jadi orang baik,
yang benar benar baik sampai ke pori-pori hati
Berpikir selalu baik..
Berkata juga selalu yang baik, benar dan manfaat
Berperilaku hanya yang terbaik
Termasuk membalas sikap buruk dengan sikap terbaik yang disukai-Nya
Semua ini buah dari hati yang baiik
Yang bersih dari pamrih dalam bentuk apapun jua dari makhluk,
Dan hati penuh kasih sayang yang amat berharap sebanyak-banyaknya hamba Allah bisa selamat dunia akherat
Semua ini dilakukan bukan agar dianggap sebagai orang baik, tapi dilakukan karena yakin Allah sangat mencintai orang yang baik
"Innallooha Yuhibbul muhsiniin."
*syukran, Aa...!
Status fesbuk Aa Gym di atas memberi kesejukkan yang terasa sampai ke pori-pori hati. Memangnya hati memiliki pori-pori? he....
Saya sangat setuju dengan Aa, karena saya pernah mengalamai semua itu baik dalam bentuk positif maupun negatifnya. Sehingga saya tahu betul bagaimana efek dari keduanya.
Yang Aa katakan benar, semua kebaikan di atas tentunya akan mendatangkan kebahagiaan, dan kebalikannya hanya akan mendatangkan hal yang sebaliknya.
Tak ada jalan kebaikan yang mudah dilalui, karena rintangan yang menyertainya selalu membuatnya tampak sulit dan tidak penting. Percayalah, semudah dan sesederhana apapun kebaikan yang Allah tawarkan, pasti akan terasa berat dan sulit untuk kita tunaikan, jika kita menyerah pada musuh-musuh yang selama hidupnya berjihad untuk menghalangi dan mencegah kita untuk berbuat baik.
Dan dari semua poin itu, poin ke empatlah yang menurut saya paling sulit dilakukan. Membalas sikap buruk dengan sikap terbaik yang disukai-Nya. Ya! Membalas air tuba dengan air susu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar