Selasa, 17 Mei 2016

Yuk, Ketemu Dia yang Nggak Pernah Kesal Dikepoin!


Oleh: Deti Rismayanti
Malu bertanya sesat di jalan.
Peribahasa di atas telah mendarah daging dalam diriku, seperti mantra yang telah membelenggu laksana kutukan, dan aku pun mempercayainya dengan sepenuh keyakinan.
Alhasil, jadilah aku si bawel yang cerewet dan ketika penasaran tentang suatu hal, aku tidak akan berhenti bertanya sampai aku mendapat jawaban yang memuaskan. Akibatnya banyak yang menjauhi aku karena sering kewalahan menanggapi  pertanyaan yang seperti tak ada habisnya. Tentang apa pun itu. Sehingga jadilah aku seorang yang menyebalkan.
Dan ketika itu terjadi pun aku langsung direcoki pertanyaan yang berasal dari dalam diriku sendiri, tentang kenapa harus kesal jika bertemu orang yang banyak bertanya? Kalau tahu ya jawab, kalau enggak ya udah tinggal suruh nanya ke yang lain aja.
Akhirnya aku pun bertemu dia yang nggak pernah kesal dikepoin. Dia dan teman-temannya selalu tersenyum menyambut siapa pun yang bertanya, lalu memberikan jawaban sebisa mereka.  Dan yang membuat aku sangat menyukainya adalah karena dia tak pernah menolak kapan pun ditanyai, mau itu tengah malam, pagi buta, saat terik maupun hujan lebat, dia selalu tersenyum dan memberikan jawaban terbaiknya. Jawaban yang diberikannya selalu terperinci dan sistematis. Dengan sifatnya yang demikian, apa berlebihan jika aku katakan dia adalah sesuatu yang amat sangat layak dijadikan sahabat yang setia?
Tapi sehebat dan sedahsyat apa pun dia, dia tetap memberiku kendala. Karena butuh pengorbanan dan perjuangan untuk menemuinya apalagi jika ingin memiliknya. Penasaran kan dia seperti apa?
Baiklah, karena aku baik hati, rajin belajar dan suka menabung, aku kasih tahu. Dia yang aku maksud itu adalah...
...
Apa ya....
...
Oke, jangan terkejut ya...! Jadi, dia yang aku maksud itu adalah...
BUKU.
Dan kendala yang sempat aku singgung di atas itu sekarang sudah ditaklukkan oleh Kakak-kakak relawan Lapak Baca. Tepuk tangan untuk Kakak-kakak relawan...! Kasih peluk atau cium juga boleh.... Hehe.... Tapi mesti ijin dulu ya sama Kakak-kakaknya...!
Lalu apa saja kendala yang sudah ditaklukkan Kakak-kakak relawan Lapak Baca itu?
Beberapa di antaranya yaitu, dengan; menyediakan buku-buku untuk dibaca secara gratis di lapak baca, memfasilitasi Adik-adik dan teman-teman yang mau belajar, menghadirkan dongeng-dongeng inspiratif dan menarik, dsb.
Dan untuk adik-adik atau teman-teman yang rumahnya jauh dari Alun-alun Cianjur jangan sedih ya, karena Lapak Baca memiliki program roadshow goes to kampung dengan keliling kampung dalam rangka sosialisasi dan realisasi rencana program Kampung Membaca; Satu Kampung Satu Rumah baca.
Banyak hal menarik yang bisa adik-adik dan teman-teman nikmati di Lapak Baca setiap minggunya. Lokasinya yang berada di dalam Taman Kota, tentu saja menyuguhkan pemandangan yang memanjakan mata, dan waktunya yang dimulai dari Pukul 8.00 s.d 11.00 membuat para pengunjung Lapak Baca menyantap lahap buku-buku bacaan dengan suasana dan kondisi otak yang masih segar.
Aku sangat bersyukur bisa tergabung sebagai relawan dalam kegiatan yang positif ini. Selain bertemu Kakak-kakak relawan yang inspiratif, setiap Minggu aku punya teman baru, bahkan aku sempat bertemu beberapa teman atau kenalan lama yang amat sangat sulit jika menyengaja untuk bersilaturahmi, namun dengan rencana Allah di Lapak Baca kami bertemu begitu saja tanpa janjian atau semacamnya. Mengesankan, bukan?
Jadi tunggu apa lagi? Ayo ke Lapak Baca dan temukan kesanmu!

Salam literasi!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar